Jatim: Pilot Project Database Aset Wakaf NU di Indonesia.


Nurvan Indra Praja, S.Kom, M.T dalam paparannya menyampaikan tentang pentingnya mendata aset-aset milik NU. “Meskipun belum bersertifikat, ataupun Musholla/Masjid yang beramaliyah NU, bisa langsung dientrykan di aplikasi online www.lwpnujatim.com/siwak”, kata lelaki yang biasa dipanggil mas Praja ini.
Programer kawakan jebolan S2 Insitut Teknologi Surabaya (ITS) ini mengatakan bila punya data cukup kirim data excel ke admin wilayah saja. “Kalau secara teori disini diajarkan ada 4 tahapan entri data SIWAKNU. Namun bila terkendala SDM cabang, maka cukup kirim data excelnya ke saya atau tim IT LWP PWNU, nanti langsung selesai”, selorohnya sembari disambut riuh tepuk tangan peserta Rakorwil.
Aplikasi SIWAKNU ini memang harus mempunya akun sendiri dengan mendaftarkan diri via email. Setelah aktif, kemudian bisa menambahkan data wakaf NU mulai dari: Legalitas (No AIW, lokasi) Identitas (nadzir, wakif, luas, peruntukan).
Pada kegiatan Rakorwil ini, para peserta mendapatkan CD berisi database SIWAK versi Kemenag untuk dipilah-pilah yang berbadan hukum atau beramaliah NU saja. Harapannya, nantinya pengurus cabang bisa mengentrinya di siwak NU. Menurut Ketua LWP PWNU Jatim, Dr. Musta’in, aplikasi SIWAK NU ini bakal menjadi percontohan nasional, pilot project pendataan aset NU se Indonesia. Karena menurutnya, Provinsi-provinsi lain masih jauh ketinggalan dengan Jawa Timur.
Selain itu, pada rakorwil ini diharapkan pengurus cabang dapat mengirimkan berita terkait Lembaga Wakaf Pertanahan yang dilakukannya ke situs www.lwpnujatim.com

Respond For " Jatim: Pilot Project Database Aset Wakaf NU di Indonesia. "

7 − 4 =